Nongkrong

Hari beranjak petang, warung Baba Tohir masih disemuti anak-anak. Es mambo seharga 50 sampai 100 perak sudah ludes terjual. Mambo susu coklat atau teh cukup memuaskan dahaga anak-anak yg sejak ashar bermain bola. Main bola tanpa nongkrong di warung Baba ibarat sayur tanpa garam. Anak-anak terbiasa bercanda, atau mendengar cerita lucu dari baba. 

"Lawan aje! kata baba merespon keluhan anak-anak. Bola anak-anak selalu dibelek, dibelah dua saat nyangsang ke rumah Pak Margo. Terkadang kami harus beradu cepat, sebelum Pa Margo keluar, takut bola kami jadi korban mutilasi. 

Warung Baba memang asyik buat nongkrong anak-anak. No rokok, No gadget (belum zamannya), paling gitaran dan ngobrolin bola. Satu-satunya kesalahan kami adalah, kami bubaran saat adzan maghrib. Memposisikan adzan peluit akhir permainan. Astahghfirullah.

Hingga malam dini hari, warung Baba masih ramai. Cerita anak muda, senior kami, suatu malam, mereka bubar nongkrong, lari tunggang langgang karena suara cekikikan misterius dari pohon besar dekat lapangan. Anak-anak muda yang biasanya garang, ciut nyalinya. Ambil langkah seribu tak tentu arah. 

Teriakan panik anak-anak muda itu, membangunkan Baba dari tidur selonjoran. Dengan langkah berani, tak kenal takut, dihampirinya pohon besar, lalu dikencingin. Sambil menunggu si kunti, kunto atau kunta, apalah namanya, tertawa kembali. Tapi yang dinanti tak kunjung nongol. Baba pun pulang. Tongkrongan anak muda bubar. Tak ada lagi suara-suara genjrengan gitar, ataupun cekikikan misterius dari pepohonan. Yang tersisa cuma suara dehem baba dalam tidur selonjoran.

Kini, warung Baba tinggal kenangan. Tak ada lagi tongkrongan anak-anak. Baba Sabeni Tohir pun sudah pulang ke kampung abadi, di usia 87 tahun, sekitar 3 tahun lalu. Anak-anak ingusan itu kini sudah beranak pinak. Tersisa kenangan saat melintas rumah Baba. Plang kayu kecil yg puluhan tahun tergantung, masih awet di dinding depan rumah. Posisinya sudah agak miring ke salah satu sisi. Tulisan masih jelas, "Sabeni".

Source gambar: FB Meme & rage comic indonesia

Komentar

Postingan Populer